Cara Ajaran islam menangkal Wabah Penyakit virus corona


HASTAGIDN.WEB.ID - Dunia dihebohkan dengan wabah penyakit Virus Corona yang pertama kali terdekteksi di Kota Wuhan yang terletak di Provinsi Hubei China pada akhir tahun 2019 bulan Desember. Apa itu virus corona? Dikutip dari Web MD, coronavirus sebetulnya virus umum yang kebanyakan tidak berbahaya. Virus corona menginfeksi hidung, sinus, dan tenggorokan bagian atas. Meski begitu, infeksi beberapa jenis virus corona ternyata bisa berdampak serius.

Akibat Virus Corona? Data terbaru Jumlah kasus infeksi virus corona terus mengalami
peningkatan. Hingga Jumat (28/2/2020) pagi kasus virus corona secara global
mencapai 83.265 dengan jumlah kematian mencapai 2.858. Menjadi penyakit baru yang ditetapkan sebagai darurat kesehatan global lihat (https://www.kompas.com/)

Ada beberapa point Ajaran islam menangkal Wabah Penyakit virus corona . Perlu diketahui dari penyelusuran fakta, bahwa Virus Corona pertamakali terdeteksi muncul di Pasar Huanan di Wuhan yang banyak memperjual belikan makanan atau kuliner ekstrem berupa hewan-hewan liar. Seperti, sebuah gambar berisikan daftar menu yang diunggah oleh salah seorang pemilik toko di Dazhong Dianping, aplikasi review dan rating paling populer di China, menunjukkan ada sekitar 100 macam hewan yang tersedia di Pasar Seafood Huanan. Mulai dari rubah, anak serigala, hingga luwak bertopeng. Memang tidak ada larangan di China mereka untuk mengkosumsi daging tersebut.

Pertama Ajaran agama Islam telah mengatur agar selalu memilih makanan yang baik halal dan sehat. Hal ini sebagiamana disampaikan Allah dalam QS An-Nahl ayat 114, bahwasanya, “Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.“

Kreteria hewan yang dinilai menjijikkan menurut tabiat dan akal sehat, maka hukumnya haram dimakan, seperti kalajengking, kutu busuk, dan lainnya. Dalam surah Al A’raf: 157, Allah berfirman; وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَآئِثَ
“Dan Allah mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.”

Selain itu hewan buas yang bertaring. Melalui taringnya tersebut, ia memangsa makanan dan menyerang musuhnya, seperti harimau dan lainnya. Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, Nabi saw. bersabda;
كُلُّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ فَأَكْلُهُ حَرَامٌ
“Semua binatang buas yang bertaring, maka memakannya adalah haram.”

Kedua, Islam mengajarkan bahwa wabah penyakit merupakan musibah kuasa Allah Saw sebagi bentuk peringatan atau azab. Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal”. (TQS. At-Taubah: 51).
Bagai mana menangani wabah penyakit menular seperti yang telah Rasulullah ajarkan maka warga yang di dalam tidak boleh keluar, sedangkan yang di luar tak boleh memasukinya. Sabda Beliau:

Wabah Tha’un adalah suatu ayat, tanda kekuasaan Alloh Azza Wajall yang sangat menyakitkan, yang ditimpakan kepada orang-orang dari hambaNya. Jika kalian mendengar berita dengan adanya wabah Tha’un, maka jangan sekali-kali memasuki daerahnya, jika Tha’un telah terjadi pada suatu daerah dan kalian disana, maka janganlah kalian keluar darinya.

Juga pernah tejadi di zaman Kekhalifan Umar Bin Khatab yang membatalkan kunjungannya kedaerah Syam. Karena alasan Syam pada waktu itu terjadi wabah penyakit kolera. Bukan alasan takut. Inilah yang disampaikan Khalifah Umar Bin Khatab “Jika engkau menggembalakan unta-untamu di tempat yang hijau, menurutmu bukankah itu karena ketentuan Allah? Demikian halnya jika engkau menggembalakannya di tempat yang kering kerontang,”.

Ketiga, Ketegasan dalam menghadapi kejadian sejumlah epidemi global seperti virus Corona, SARS, Ebola atau Anthrax, terlihat bila umat membutuhkan kehadiran Daulah Khilafah untuk mengatasi persoalan tersebut. Hal itu karena dikarenakan perlu teknologi kedokteran dan farmasi yang canggih dan berkhidmat pada pelayanan umat. Khalifah bersama aparaturnya, dan umat Muslim, telah diwajibkan untuk mencegah mudlarat dan menciptakan kemaslahatan bagi manusia, termasuk dalam bidang kesehatan. Semua itu dilakukan atas dorongan kemanusiaan (qimah al-insaniyyah), sehingga Daulah Khilafah akan menolong semua bangsa dan negara tanpa memandang status agama mereka. Sebagaimana dahulu berkali-kali dalam sejarah Daulah Khilafah menolong bangsa-bangsa asing seperti mengatasi kelaparan di Irlandia di tahun 1845 dengan mengirimkan makanan dan uang sebesar 10 ribu sterling, sedangkan Kerajaan Inggris yang menguasai Irlandia hanya memberikan bantuan sebesar seribu sterling.

Maka umat manusia memang membutuhkan kehadiran Daulah Khilafah yang akan menerapkan syariat Islam, dan menciptakan keamanan, kesejahteraan dan keamanan bagi seluruh umat manusia. In sha Allah.[]

Dari Berbagai Sumber

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Ajaran islam menangkal Wabah Penyakit virus corona"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel