Generasi Rusak Akibat Tontonan Tidak Mendidik

Generasi Rusak Akibat Tontonan Tidak Mendidik

Oleh: Sri Wahyu Anggraini (Guru dan Aktivis Muslimah Lubuklinggau)

HASTAGIDN.WEB.ID -OPINI- Industri hiburan film di Indonesia lagi-lagi bikin ulah dan sakit kepala mengingat adanya sinetron baru yang berjudul dari jendela sekolah yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi di Indonesia sinetron yang diadaptasi dari novel karya Mira W ini menuai kontroversi sebab bercerita tentang percintaan siswa SMP yakni Joko dan Wulan hingga hamil diluar nikah walaupun pada akhir ceritanya ada klarifikasi jika wulan tidak hamil.

Anehnya judulnya SMP tapi tidak mencerminkan pemuda Muslim menurut komisioner KPI yakni Nunung mengatakan bahwa sudah ada 100 lebih pengaduan terhadap tontonan yang tidak berbobot dan merusak generasi (https://www.tagar.id/kpai-laporkan-sinetron-dari-jendela-smp-ke-kpi)

Harusnya negara bisa memilih tayangan yang lulus sensor dan tidak layak untuk lulus sensor tapi Mengingat bahwa negara saat ini menganut sistem sekuler maka tayangan perusak generasi tetap dulu sensor sebab Selama ada yang berminat dan mendatangkan uang dengan dalil seks education tanpa berpikir dampak aqidah moral perilaku generasi muda.

Meskipun ada yang menganggap bahwa tayangan ini hanyalah sekedar hiburan dan bahkan hanya sekedar tontonan tidak usah dikritisi Dan harusnya berpikir husnudzon terlebih dahulu padahal faktanya ketahuilah apa yang kita tonton apa yang kita dengar apa yang kita baca akan mempengaruhi pola pikir kita dan itu akan menghasilkan Ghouzul Zulfikri atau serangan pemikiran yang dapat menghancurkan generasi muda.

Tanpa disadari sehingga pola pikir kita berubah sesuatu yang melanggar Syariah jika dicontohkan dan ditonton terus menerus dianggap biasa dan wajar dan akan mempengaruhi pola sikap dan banyak tayangan yang merusak seperti gaya hidup pergaulan bebas.

Menggambarkan enaknya dan nikmatnya pacaran atau punya pacar adanya bullying pakaian yang tidak menutup aurat hedonisme dan bahkan prinsip hidup semaunya dan tontonan tersebut akan menginspirasi Pemuda melakukan hal yang sama dengan faktanya sebanyak 67% remaja melakukan seks bebas dan 21% aborsi. (https://www.kompasiana.com/harniandriani/pergaulan-bebas-di-kalangan-remaja-yang-mengkhawatirkan_54f93d6aa3331112678b4c33)

Tontonan seperti ini memang sengaja dibuat supaya generasi Islam diracuni oleh ide sekuler menjauhkan generasi muda dari Alquran Sebab mereka menyadari bahwa kebangkitan Islam ada di tangan para pemuda-pemuda yang jauh dari Alquran adalah pemuda yang rapuh aqidahnya rendah akhlaknya tidak mampu membedakan antara hak dan batil.

Hasilnya sulit membedakan antara halal dan haram hingga berani mengabaikan aturan Allah di dalam sistem Islam tidak akan ada tontonan perusak generasi media massa dapat digunakan sebagai sarana dakwah menyebarkan Islam edukasi mengenai kesehatan reproduksi tetap diberikan tetapi tanpa ada unsur pelanggaran syariat ketika menonton televisi kita akan termotivasi dan berlomba-lomba melakukan amal Shalih.

Sehingga lahirlah generasi milenial yang berkualitas bertakwa memiliki saksiyah Islam pola pikir dan pola sikap yang terikat halal dan haram. sehingga hal pertama yanga akan kita lakukn saat ini adalah belajar dan mengkaji Islam di manapun dan kapanpun berada supaya tidak terbawa arus sekularisasi dan tontonan zaman sekarang sebab Islam menjadi benteng utama kita terhadap ide-ide yang salah dan rusak dimana Islam satu-satunya sistem sempurna yang mengatur semua aspek kehidupan.[]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Generasi Rusak Akibat Tontonan Tidak Mendidik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel