Rapuh nya Ikatan Rumah Tangga, dan Gagalnya Negara sekuler

Rapuh nya Ikatan Rumah Tangga, dan Gagalnya Negara sekuler

Oleh: Harni SE (Ibu Ideologis Lubuklinggau)

Angka permohonan gugatan perceraian dan talak masyarakat kota lubuk Linggau, musirawas dan musirawas Utara mengalami pasang surut selama masa pandemi covid - 19 (Tribun Sumsel.com)

Panitera pengadilan agama Lubuklinggau, Yuli Suryadi menyebutkan angka perceraian memang tinggi dari Januari, sampai bulan Maret namun menurun dibulan April sejak pandemi covid - 19.

Januari, 170 perkara, februari 114 perkara, Maret 101 perkara, kemudian masuk pandemi April turun 17 perkara, Mei 25 perkara, sementara Juni meningkat lagi 169 perkara, mulai masuk new normal dan Juli 95 perkara, ujarnya wartawan, Senin (20/7).

Permasalahan perceraian ini terjadi akibat sistem kapitalis sekuler, yang tidak mampu mensejahterakan kehidupan masyarakat nya.karena faktor penyebab rusaknya rumah tangga adalah :

  1. Terjadinya perbedaan prinsip antara suami dan istri baik berupa keyakinan maupun karir.
  2. Akibat dari sebuah perselingkuhan, karena tidak ada rasa nyaman diantara suami istri.
  3. Ekonomi, faktor ekonomi pun, menjadi salah satu terjadi perceraian karena suami atau istri ingin memenuhi kebutuhan hidup tetapi semenjak pandemi hasil pendapatan berkurang, akhirnya membuat mereka bertengkar dan terjadilah perceraian.
  4. Kasus KDRT juga menyebabkan sebuah perceraian, suami istri cekcok dan terjadilah perkelahian sehingga timbul lah perceraian.

Kita lihat dari berbagai faktor ini, jelas sistem kapitalis sekuler memang telah merusak kehidupan rumah tangga, karena masyarakat kebanyakan berpendapat bahwa materi dan kesenangan hidup adalah segalanya. Tanpa memikirkan akibat dari sebuah perceraian.

Sistem kapitalis sekuler ini bukan hanya merusak individu, masyarakat bahkan negara. Mengalami kerusakan dari sistem ini.


Bagaimana pandangan Islam dalam kasus perceraian ini?

Perceraian dalam pandangan Islam adalah sesuatu yang halal, tetapi dibenci Allah SWT, bahkan disebut sebagai pekerjaan setan yang membisiki suami istri agar bercerai. " Aku tidak meninggalkan hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya". Maka iblis pun mendekatinya dan berkata" sungguh hebat engkau". (HR. Muslim).

Kasus perceraian ini, bukan masyarakat biasa saja yang mengalami nya bahkan selebritis dan pejabat pun sering sekali melakukan perceraian.

Kenapa itu terjadi, karena pergeseran pandangan terhadap ikatan pernikahan setelah akad nikah. Bahwa mereka diikat dengan nama Allah untuk menjalankan janjinya nya masing- masing dalam menunaikan kewajiban.

Yakni mencukupi nafkah keluarga memperbaiki istri dengan baik, mendidik istri dan anak anak dengan amal Sholih, serta menjaga harmoni komunikasi diantara anggota keluarga.

Tetapi didalam negeri kapitalis sekuler ini, sungguh mereka tidak lagi menjalankan apa yang telah menjadi kewajiban nya, seperti suami yang tidak memberikan nafkah sehingga istri banting tulang untuk memenuhi kebutuhanya.

Didalam hadis disebutkan. "Ini adalah dosa besar ketika seseorang laki - laki mengabaikan nafkah terhadap mereka yang menjadi tanggung jawabnya (istri anak - anak hamba sahaya dll)".

Dalam surat An- Nisa ayat 34. "Kaum laki - laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki - laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki -laki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang Sholih, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena itu Allah telah memelihara (mereka). Wanita - wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka kemudian jika mereka menaatimu maka janganlah kamu mencari -cari jalan untuk menyusahkan nya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi dan Maha Besar".

Betapa Islam sudah menjelaskan dari berbagai surah dalam Al qur'an tentang kewajiban suami istri. Jadi tugas kita adalah sebagi hamba Allah adalah untuk taat pada perintah nya dan menjalankan nya. Bangunlah komunikasi yang baik kepada pasangan kita agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan yaitu perceraian.

Jika Islam diterapkan maka, Insya Allah suami mengetahui tugas nya dan istri mengerti akan tugas nya, rasa percaya dan saling mencintai karena Allah akan membuat kehidupan rumah tangga harmonis baik didunia maupun akhirat.

Wallahua'alam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Rapuh nya Ikatan Rumah Tangga, dan Gagalnya Negara sekuler"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel